Tags

Berbagi di:

Kantor merupakan tempat dimana biasa dipergunakan aktivitas tata usaha. Untuk meningkatkan efektifitas bekerja, kantor memerlukan suatu interior yang apik dan memudahkan para pekerjanya untuk bermobilitas leluasa. Manajemen interior kantor ialah suatu pengarahan dalam mengatur tata letak serta aktivitas suatu tata usaha (kerja) secara lebih hemat, efisien, dan efektif.

Terdapat 2 tipe umum suatu kantor, ialah kantor dengan sifat terbuka dan kantor bersifat tertutup.

Kantor terbuka berarti interior kantor mempunyai ruangan besar yang memungkinkan ruang gerak para kerjanya cukup leluasa dan lengang, bukan dalam arti sepi. Hal yang lain,

Kantor bersifat tertutup dimana para kerja memiliki ruang kerja sendiri-sendiri yang meminimalkan adanya interaksi secara terbuka diantara pekerja. Ruang kerja tertutup menuntut para karyawan dan pegawai untuk focus pada pekerjaan yang sedang dihadapi. Hal ini baik terjadi karena mengurangi kemungkinan para karyawan menghamburkan waktu bekerja dengan melakukan hal yang tidak menguntungkan, seperti mengobrol, bersantai, atau pun meninggalkan ruang kerja. Namun ada kerugian bagi ruang kerja yang bersifat tertutup. Karena ruang kerja yang terbatas dan terfokus untuk melakukan pekerjaan yang dihadapi, hal ini mengurangi tingkat kekerabatan antar pegawai. Hal ini karena terbatasnya ruang kerja juga membatasi ruang gerak para karyawan. Untuk beberapa hal, mungkin hal ini akan baik, namun bagi kesinambungan di masa depan, hubungan baik antar karyawan pun haruslah dibangun baik.