Proses TarnsaksiArtikel ini sebenarnya email yang saya kirimkan ke suatu milis, dan saya tampilkan juga untuk pemngunjung blog ini, mungkin saja berguna.

Supaya setiap proyek selalu berhasil maka harus mengetahui bagaimana proses transaksi terjadi.

Catatan: Bukan berarti saya sudah pasti berhasil lho… karena saya hanya sedikit tahu dan prakteknya juga masih harus mendalami apa yang saya tulis di sini, tetapi dari semua itu, inilah seninya dalam menjual. Bagi yang menyukai bidang penjualan, saat-saat tersebut memberikan motivasi baginya untuk berhasil melaluinya. Bila waktu demi waktu terlewati maka akan meningkatkan mental dan spirit yang menjalaninya.

Dalam menjual produk atau jasa apapun terdapat suatu proses penjualan. Langkah khusus dalam penjualan bervariasi untuk setiap produk atau jasa, tetapi umumnya terdapat langkah-langkah seperti berikut – contoh untuk Disain dan pelaksanaan proyek:

  1. Mengarahkan peminat > Dapat kenalan mau bangun rumah…
  2. Kwalifikasi prospek > Benar2 butuh atau cuma tanya2 spt biaya atau membanding2kan.
  3. Identifikasi minat > Benar2 minat terhadap jasa arsitektur tetapi ada pesaing.
  4. Proposal / negosiasi > Negosiasi, menawarkan jasa, boleh ngibul dikit… :p tinggalkan potofolio untuk dipelajari.
  5. Penutupan penjualan > Calon klien tertarik maka langsung aja suruh teken kontrak =D>
  6. Transaksi penjualan > Minta duitnya kalo enggak dikasih tembak langsung aja… Bensin abis nih.. =))

Langkah-langkah di atas saya alami sendiri, namun tidak secara pasti seperti tahapannya, antara tahapan yang satu dengan yang berikutnya terkadang mulus tertapi bila tidak mulus maka ada yang kurang pada tahap sebelumnya, atau malah ada langsung ke tahap negosiasi atau minta disain, bila sudah sampai tahap demikian maka langsung aja teken kontrak disain.

Selanjutnya, bila Anda juga sebagai pelaksana proyek, maka hal tersebut yang dinamakan penjualan berikutnya, yang mana tahapannya bisa dari awal lagi tetapi umumnya langsung ke negosiasi hingga close sale.

Untuk lebih memahami secara detil proses-prosesnya, dapat dicari di google dengan keyword “sales process”

Semoga bermanfaat…


Beritahu saya bila terdapat artikel atau foto terbaru

Beritahu kolega Anda